Pemanfaatan sumber daya alternatif di Indonesia menghadirkan kesempatan yang menjanjikan bagi bidang produksi Kecil, Menengah, dan Mikro Kelautan dan Perikanan (SKTTK). Namun, muncul tantangan utama, seperti ketersediaan pendanaan yang terbatas, kekurangan pemahaman manajemen, dan regulasi yang kurang konsisten. Guna mendorong peran SKTTK dalam pen